Description of Knowledge About Human Immunodeficiency Virus on Adolescents in SMAN 17 Garut



Selly Nurhasanah Amalia(1Mail), Ristina Mirwanti(2), Sandra Pebrianti(3),
(1) UNPAD, Indonesia
(2) Universitas Padjadjaran, Indonesia
(3) Universitas Padjadjaran, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/jika.v6i1.425

Full Text:    Language : en
Submitted : 2020-12-31
Published : 2021-03-22

Abstract


Most cases of HIV in Indonesia occur during adolescents. HIV prevention can be done by changing good behavior. Currently, efforts to prevent the occurrence of HIV are not carried out optimally, one of the causes is a lack of knowledge about HIV. The research objective was to describe knowledge about HIV in adolescents. This research used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The variable in this research was knowledge of HIV. The population in this research was all students of SMAN 17 Garut. Sampling using the Stratified Random Sampling technique with a sample size of 277 people. Data analysis used univariate analysis with frequency distribution and presented as a percentage. The research was conducted from March to April 2020. The results showed as many as 5 respondents (1.8%) were in a good category, as many as 105 respondents (37.9%) were in the sufficient category, and 167 respondents (60.3%) were in a good category. in the unfavorable category. The conclusion of this research is that most adolescents have poor knowledge of HIV, almost half of the adolescents are in the sufficient category, and a small proportion of adolescents are in the good category. To overcome this, it is necessary to collaborate between teachers and health workers such as nurses to convey information in the form of counseling either directly or through social media, so that prevention efforts can be carried out optimally.

 

Abstrak: Kasus HIV di Indonesia banyak terjadi pada usia remaja. Pencegahan HIV dapat dilakukan dengan perubahan perilaku yang baik. Saat ini upaya pencegahan terjadinya HIV tidak dilakukan dengan optimal, salah satu penyebabnya karena kurangnya pengetahuan tentang HIV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang HIV pada remaja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Variabel pada penelitian ini adalah pengetahuan tentang HIV. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi SMAN 17 Garut. Pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel yaitu 277 orang. Analisis  data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk persentase. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai April 2020. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 5 responden (1,8%) berada pada kategori baik, sebanyak 105 responden (37,9%) berada di kategori cukup, dan 167 responden (60,3%) berada pada kategori kurang baik. Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang HIV, hampir setengahnya remaja berada pada kategori cukup, dan sebagian kecil remaja berada pada kategori baik. Untuk mengatasi hal ini, perlu dilakukan kolaborasi antara guru dan tenaga kesehatan seperti perawat untuk menyampaikan informasi berupa penyuluhan baik secara langsung maupun melalui media sosial, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan dengan optimal. 


Keywords


HIV: Knowledge: Adolescent; Pengetahuan; Remaja

References


Amelia, R., Rahman, R. T. A., & Widitria, W. (2016). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Hiv/Aids (Abcde) Di Kelas Xi Smk Negeri 3 Banjarmasin. Dinamika Kesehatan, 7(1), 93–106.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian atau pendekatan praktik. Cet XV, 86–251.

Augustine, G. N. K., Mwololo, M. K., & Nyala, L. (2012). Students’ sexual behaviour in the context of HIV/AIDS education in public secondary schools: a case for Kangudo division, Kenya. International Journal of Humanities and Social Science, 2(23), 37–44. 36 ref. Retrieved from http://hdl.handle.net/123456789/6930

Badru, T., Mwaisaka, J., Khamofu, H., Agbakwuru, C., Adedokun, O., Pandey, S. R., … Torpey, K. (2020). HIV comprehensive knowledge and prevalence among young adolescents in Nigeria: Evidence from Akwa Ibom AIDS indicator survey, 2017. BMC Public Health, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12889-019-7890-y

Bahari, D., & Prabandari, Y. S. (2014). Promosi Kesehatan Menggunakan Facebook dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja terhadap Pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara. (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada, 2014). Diakses dari http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/68766.

BKKBN. (2018). Survei demografi kesehatan Indonesia 2017: Kesehatan reproduksi remaja. Demographic and Health Survey (DHS), 1–606. Retrieved from https://e-koren.bkkbn.go.id/wp-content/uploads/2018/10/Laporan-SDKI-2017-WUS.pdf

Byrnes, K. M. (2015). The influence of information sources on hiv-related knowledge of indian adolescents. Dissertation Abstracts International: Section B: The Sciences and Engineering, 76(6-B(E)), No – Specified. Retrieved from http://ovidsp.ovid.com/ovidweb.cgi?T=JS&PAGE=reference&D=psyc12&NEWS=N&AN=2015-99240-435

Campbell, B., & Mbizvo, M. T. (1994). Sexual behaviour and HIV knowledge among adolescent boys in Zimbabwe. The Central African Journal of Medicine, 40(9), 245–250.

Carey, M. P., Morrison-Beedy, D., & Johnson, B. T. (1997). The HIV-Knowledge Questionnaire: Development and Evaluation of a Reliable, Valid, and Practical Self-Administered Questionnaire. AIDS and Behavior, 1(1), 61–74. https://doi.org/10.1023/A:1026218005943

Catania, J. N., Kegeles, S. M., & Coates, T. J. (1990). Towards an Understanding of Risk Behavior : Health Education Quarterly, 17(Spring), 53–72. Retrieved from http://socialwork.journals.ac.za/

Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2020). HIV Transmission. Diakses dari https://www.cdc.gov/hiv/basics/hiv-transmission/ways-people-get-hiv.html

CDC. (2019). HIV Transmission | HIV Basics | HIV/AIDS | CDC.

Departemen Tenaga Kerja dan, & Transmigrasi. (2005). Pedoman Bersama ILO/WHO Pelayanan Kesehatan dan HIV/AIDS. In Direktorat Pengawasan Kesehatan Kerja, Pedoman Pelayanan Kesehatan. Retrieved from http://www.who.int/hiv/pub/guidelines/who_ilo_guidelines_indonesian.pdf

Depkes. (2009). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. In Pusat Data dan Surveilans Epidemiologi Profil Kesehatan Indonesia 2009.

Fauziyah, F., Shaluhiyah, Z., & Prabamurti, P. N. (2018). Respon Remaja Lelaki Suka Lelaki (LSL) dengan Status HIV Positif terhadap Pencegahan Penularan HIV kepada Pasangan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 13(1), 17. https://doi.org/10.14710/jpki.13.1.17-31

Februati, I., & Manurung, E. (2018). PENGETAHUAN DAN PERSEPSI SISWA SMAN 2 KUPANG TERHADAP PENYAKIT HIV DAN AIDS. GLOBAL HEALTH SCIENCE, (2), 152–154.

Fibriana, F. D. (2012). Hubungan Antara Usia Dengan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Dampak Pernikahan Usia Dini Di Ma Nurul Islam Silo Kabupaten Jember. (Tesis, Universitas Sebelas Maret, 2012). Diakses dari https://www.academia.edu/9142991/HUBUNGAN_ANTARA_USIA_DENGAN_TINGKAT_PENGETAHUAN_REMAJA_TENTANG_DAMPAK_PERNIKAHAN_USIA_DINI

Fisher, J. D., & Fisher, W. A. (1992). Changing AIDS-risk behavior. Psychological Bulletin, 111(3), 455–474. https://doi.org/10.1037/0033-2909.111.3.455

Hanapi. (2019). Wagub prihatin penderita HIV/AIDS semakin bertambah. Diakses pada 22 Oktober 2019, dari https://www.garutkab.go.id/news/wabup-garut-prihatin-penderita-hiv-aids-semakin-bertambah

Handayani, F. W., Muhtadi, A., Farmasi, F., Padjadjaran, U., Dara, T., Manis, K., & Aktif, S. (2013). Farmaka Farmaka. Farmaka, 4, 1–15.

Indratmoko, W. (2013). Pengaruh Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Diri Terhadap Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Siswa-Siswi SMA Perkotaan Di Kabupaten Sragen (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/27226/12/File_Artikel_publikasi.pdf

Kambu, Y., Waluyo, A., & Kuntarti, K. (2016). Umur Orang dengan HIV AIDS (ODHA) Berhubungan dengan Tindakan Pencegahan Penularan HIV. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(3), 200–207. https://doi.org/10.7454/jki.v19i3.473

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Berita Negara. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nomor 65(879), 2004–2006.

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2017. In Jurnal Ilmu Kesehatan.

Kyle & Carman. (2015). Buku Ajar Keperawatan Pediatri Edisi 2. Diterjemahkan oleh Devi Yuliantini dan Dwi Widiarti. Jakarta: EGC.

McManus, A., & Dhar, L. (2008). Study of knowledge, perception and attitude of adolescent girls towards STIs/HIV, safer sex and sex education. BMC Women’s Health, 8, 12. Retrieved from http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?artid=2490677&tool=pmcentrez&rendertype=abstract

Naully, P. G., & Romlah, S. (2018). Prevalensi HIV dan HBV pada Kalangan Remaja. Jurnal Kesehatan, 9(2), 280. https://doi.org/10.26630/jk.v9i2.908

Pranidhana. (2015). Tingkat pengetahuan tentang penyakit hiv/aids pada mahasiswa PSIK FK UGM. (Skripsi, Universitas Gadjah Mada, 2015). Diakses pada http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/84878

Rakhman, M. R. R. (2019). Peran Pemerintah Daerah dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Kabupaten Merauke. GOVERNMENT: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 10(1), 20–29.

Situmeang, B., Syarif, S., & Mahkota, R. (2017). Hubungan Pengetahuan HIV/AIDS dengan Stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS di Kalangan Remaja 15-19 Tahun di Indonesia (Analisis Data SDKI Tahun 2012). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.7454/epidkes.v1i2.1803

Sudikno, Simanungkalit, B., & Siswanto. (2010). Pengetahuan Hiv Dan Aids Pada Remaja Di Indonesia ( Analisis Data Riskesdas 2010 ). Jurnal Kesehatan Resproduksi, 1(3), 145–154.

Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori & Pengukuran. In Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika (Vol. 102).

Yuliantini, H. (2012). Tingkat Pengetahuan Hiv/Aids Dan Sikap Remaja Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Di Sma “X” Di Jakarta Timur. (Skripsi, Universitas Indonesia, 2012). Diakses dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20312663-S%2043157-Tingkat%20pengetahuan-full%20text.pdf

UNAIDS. (2018). Report on the Global HIV/AIDS Epidemic 2018. Geneva: Joint United Nations Programme on HIV/AIDS. Diakses pada https://www.unaids.org/sites/default/files/media_asset/unaids-data-2018_en.pdf

Vijayageetha, M., Narayanamurthy, M. R., Vidya, G. S., & Renuka, M. (2016). Knowledge and attitude on HIV/AIDS among adolescent school children in urban Mysuru, Karnataka, India: a cross sectional study. International Journal of Community Medicine and Public Health, 3(5), 1224. Diakses pada https://dx.doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20161389


Article Metrics

 Abstract Views : 50 times
 Fulltext (Bahasa Indonesia) Downloaded : 13 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.30604/jika.v6i1.425



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.