The Relationship between Nurse Caring Behaviour and Nurse-Patient Interpersonal Relationship in the Inpatient Room

Anisah Ardiana(1*), Alfid Tri Afandi(2), Dwi Nuria Arifin(3), Nurfika Asmaningrum(4), Kholid Rosyidi Muhammad Nur(5)
(1) Universitas Jember
(2) Universitas Jember
(3) Universitas Jember
(4) Universitas Jember
(5) Universitas Jember
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30604/jika.v7i4.1292

Abstract

The patient is the focus of nursing care, so interpersonal relationships between nurses and patients are needed. Caring behavior can create harmonious interpersonal relationships between nurses and patients. Nurses' caring behaviors are friendly and they always empathize with patients and their families. The study aimed to analyze the relationship between nurse caring behavior and nurse-patient interpersonal relationship in the inpatient room at RSU dr. H. KoesnadiBondowoso. The correlation method used was cross-sectional. The sampling technique applied total sampling with 104 nurses in the inpatient room. This study was analyzed using Kendall's tau-b because the two variables had ordinal scales. The results of Kendall's tau-b test showed that p-value = 0.025 (p less than 0.05) with a correlation coefficient of 0.221, which meant that the correlation of the two variables was positive as the strength of the relationship was weak. Nurses with caring behavior were 56 respondents (53.8%), and nurses with good nurse-patient interpersonal relationship quality were 62 (59.6%). This research is expected to be a policy framework for hospital management to improve quality services.

 

Abstrak: Pasien merupakan fokus dari asuhan keperawatan, sehingga hubungan interpersonal yang baik antara perawat dengan pasien sangat dibutuhkan. Perilaku caring dapat memciptakan hubungan interpersonal yang harmonis antara perawat dengan pasien. Perilaku caring perawat meliputi sikap ramah dan selalu bersikap empati terhadap pasien dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku caring perawat dengan kualitas hubungan interpersonal perawat-pasien di ruang rawat inap RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso. Metode korelasi yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan 104 perawat di ruang rawat inap. Hasil uji Kendall’s tau-b menunjukkan bahwa p-value = 0,025 (p kurang dari 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,221 yang berarti korelasi kedua variabel tersebut positif dengan tingkat kekuatan hubungan yang lemah. Perawat dengan perilaku caring sebanyak 56 responden (53,8%) dan perawat yang memiliki kualitas hubungan interpersonal perawat-pasien yang baik sebanyak 62 responden (59,6%). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kerangka kebijakan bagi manajemen rumah sakit sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan 

Keywords


Nurses; Caring Behaviors; Interpersonal Relationship; Inpatient

References


Afrini, S. (2019). Gambaran Perilaku Caring Perawat di Ruang Rawat Iinap RSUP dr. M. Djamil Padang Tahun 2019. Skripsi. Padang: Fakultas Keperawatan Universitas Andalas.

Afandi, A. T., & Ardina, A. (2021). Exploration of the non-physical work environment and burnout syndrome for nurses at the jember regional hospital. Pakistan Journal of Medical and Health Sciences, Vol. 15, No. 1.

Aini, N. (2018). Teori Model Keperawatan Beserta Aplikasinya dalam Keperawatan. Malang:Ummpress.

Akbar, A. P., Sidin, I., & Pasinringi, S. A. (2013). Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat di Istalasi Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar. Hasanuddin University Repository, 8, 274–282.

Anggraeny, Marathning, Anastasia, & Theresia, I. (2017). Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Pasien di Ruang Teratai RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 2, 2.

Ardiana, A. (2010). Hubungan Kecerdasan Emosional Perawat dengan Perilaku Caring Perawat Pelaksana Menurut Persepsi Pasien di Ruang Rawat Inap RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso.Tesis. Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Arifin, A., Kusmiran, E., & Lestari, I. (2020). Gambaran Hubungan Interpersonal Perawat-Klien Berdasarkan Aplikasi Teori Hildegard Peplau Di Rumah Sakit Rajawali Bandung Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Kartika, 15(3), 1–9. Diperoleh dari http://ejournal.stikesjayc.id/index.php/litkartika/article/view/54/62

Ashenafie, Tebeje, T. D., Gardew, N. B., & Hailu, M. (2020). Perception of Caring Behaviours and Associated Factors Among Nurses Working in Gondar University and Felege-Hiwot Referral Hospitals, Northwest Ethiopia: a Cross-Sectional Study. Asian Pacific Journal of Nursing, 2(1), 17–24.

Asmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.

Dewi, Y. K. (2017). Gambaran Perilaku Caring Perawat di Ruang Paviliun dan Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember. Skripsi. Jember: Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Demur, D., R. Mahmud, dan F. Yeni. (2019). Beban Kerja dan Motivasi dengan Perilaku Caring Perawat. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal). 6(2):164–176. Diperoleh dari https://doi.org/10.33653/jkp.v6i2.303

Ikafah, & Harniah. (2017). PerilakuCaringPerawat dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Private Care Centre RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jurnal Keperawatan, 8(2), 138–146.

Irawan, R. D. (2015). Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruang dengan Pelaksanaan Praktik Caring Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSU Kaliwates PT Rolas Nusantara Medika Jember.Skripsi. Jember: Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Lumbantobing, V. B., Susilaningsih, F. S., & Dadi, M. (2020). Perilaku Caring Perawat Pelaksana Rawat Inap Rumah Sakit di Kabupaten Indramayu. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 15(2), 129. Diperoleh dari https://doi.org/10.26630/jkep.v15i2.1379

Mailani, F., & Fitri, N. (2017). Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJSdi Ruang Rawat Inap RSUDdr. Rasidin Padang. In Jurnal Endurance (Vol. 2). Diperoleh dari https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1882

Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Muhith, & Siyoto. (2018). Aplikasi Komunikasi Terapeutik Nursing & Health (1st ed.). Yogyakarta: Andi.

Pratiwi, L. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Caring Terhadap Pencapaian Tahapan Hubungan Interpersonal Perawat-Pasien di Ruang Rawat Inap RS DKT Jember. Skripsi. Jember: Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Prihandhani, I. G. A. A. S., & Kio, A. L. (2019). Hubungan Motivasi Kerja Perawat dengan Perilaku Caring Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Wisma Prashanti Tabanan. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 8(1), 29–37.

Rahayu, S. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit. Faletehan Health Journal, 5(2), 77–83. Diperoleh dari https://doi.org/10.33746/fhj.v5i2.12

Revitasari, F. (2014). Hubungan Pelaksanaan Pendokumentasian Keperawatan dengan Pencapaian Tahapan Hubungan Interpersonal Perawat-Pasien Berbasis Teori Peplau di RSD Balung.Skripsi. Jember: Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Ryan, R., & EL., D. (2000). Intrinsic and Extrinsic Motivation: Classic Definitions and New Directions. 25, 54–67.

Sary, R. A. N. (2013). Hubungan Masa Kerja Perawat dengan Pengetahuan Peraturan Praktik Keperawatan di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam RSUP dr Kariadi Semarang. Skripsi. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Siokal, B. (2017). Falsafah dan Teori dalam Keperawatan. Jakarta: TIM.

Townsend, M. C. (2014). PsychiatricMental Health Nursing: Concepts of Care in Evidence-Based Practice. Philadelphia: F. A. Davis Company.

Videbeck, S. L. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.


Article Statistic

Abstract view : 46 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 18 times

Dimensions Metrics

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 anisah ardiana, Alfid Tri Afandi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.