Hubungan antara Perilaku Seksual dengan Tingkat Pengetahuan Agama Islam pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Abdul Basit(1*)
(1) Akademi Kebidanan Alifa Pringsewu Lampung
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30604/jika.v2i2.54

Abstract

Abstrak: Gejala perilaku seksual di kalangan pelajar sudah mewabah hampir di seluruh pelosok tanah air. Data menunjukkan dari 62 juta remaja di Indonesia, 21 juta atau 32% diantaranya sudah pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Di Indonesia, agama masih diyakini sebagai salah satu sumber untuk memperoleh nilai moral atau norma perilaku. Tidak adanya moral dan agama seringkali dituduh sebagai penyebab meningkatnya kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku seksual remaja dengan tingkat pengetahuan agama Islam. Penelitian ini merupakan analitik korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Variable bebas dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan agama Islam dan variabel terikat yaitu Perilaku Seksual Siswa SMK. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X dan XI SMK yang berjumlah 576 siswa. Pengambilan sampel menggunakan pendekatan probability sampling yaitu sejumlah 132 siswa. Analisis data penelitian menggunakan perhitungan korelasi dengan teknik Chi-square. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai Pearson Chi-square sebesar 1,606 dengan Asymp. Sig. (2-sided) sebesar 0,448 atau lebih besar dari 0,05 artinya nilai korelasinya sangat lemah, sehingga hasilnya tidak terdapat hubungan antara kedua variabel yang diteliti yaitu tingkat pengetahuan agama Islam dengan perilaku seksual pada siswa SMK KH. Gholib Pringsewu.



CORELATIONS BETWEEN SEXUAL BEHAVIOR WITH LEVEL OF ISLAMIC RELIGIOUS KNOWLEDGE IN STUDENT OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL (SMK)

 

Abstract: Symptoms of sexual behavior among learners has spread across the country. Data show that of 62 million adolescents in Indonesia, 21 million or 32% of whom have had sexual intercourse before marriage. In Indonesia, religion is still believed as one source to obtain moral values or behavioral norms. The absence of morals and religion is often accused of causing increased juvenile delinquency. This study aims to determine the relationship between adolescent sexual behavior with the level of knowledge of Islam. This research is correlational analytic with Cross Sectional approach. Independent variable in this study is the level of knowledge of Islam and the dependent variable of Sexual Behavior SMK Students. The population of this study are students of class X and XI SMK, amounting to 576 students. Sampling using probability sampling approach that is a number of 132 students. Analysis of research data using correlation calculation with Chi-square technique. The result of statistical analysis showed Pearson Chi-square value of 1.606 with Asymp. Sig. (2-sided) of 0.448 or greater than 0.05 means the correlation value is very weak, so the result there is no relationship between the two variables studied is the level of knowledge of Islam with sexual behavior Students SMK KH. Gholib Pringsewu.

Keywords


Perilaku Seksual; Remaja; Pengetahuan; Agama

References


Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Ghozali, I. (2002). Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Handayani, S. (2016). Pengetahuan Agama Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja Di SMAN 1 Soppeng Riaja Kab. Baru, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol.1, No.4

Hanifah, F. (2013). Hubungan Kontrol Sosial Orang Tua Dengan Perilaku Seks Pranikah Remaja Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan, SPEKTRUM PLS, Vol. I, No.2

Hidayat, A. A. (2007). Metode Penelitian Kebidanan & Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika

Hurlock, Elizabeth. (2004). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Laksmiwati, I. A. A. (2008) “Transformasi Sosial dan Perilaku Reproduksi Remaja”, BKKBN, diakses pada tanggal 10 Juli 2017

http://ceria.bkkbn.go.id/penelitian/detail/495

Mansyah, H. (2013). 20, 9 Persen ABG Hamil di Luar Nikah. Lampung Post: 10

Ali, Mohammad. Daud. (2006). Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Notoatmodjo, S. (2003). Ilmu Kesehatan Masyarakat (Prinsip-Prinsip Dasar). Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Panuju, P. (2007). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Parliza, Herdrawan. (2013). 64 Juta Remaja Galau Rentan Seks Bebas, tempo.com. diakses tanggal 28 Juli 2017, https://nasional.tempo.co/read/479516/64-juta-remaja-galau-rentan-seks-bebas.

Abdullah Sammy. (2012). Wah 21 Juta Remaja Indonesia Sudah Berhubungan Seks, Republika Online, diakses tanggal 28 Juli 2017, http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/12/21/mfd481-wah-21-juta-remaja-indonesia-sudah-berhubungan-seks.

Sarwono, S. W. (2000). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tjahayadi, D. (2009). Permasalahan Kesehatan Reproduksi Remaja. BKKBN, Diakses 22 Mei 2017. http://lampung.bkkbn.go.id/


Article Statistic

Abstract view : 493 times
DOWNLOAD PDF (Bahasa Indonesia) views : 293 times

Dimensions Metrics

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.