Asupan Serat dan Natrium Terhadap Risiko Kejadian Obesitas pada Anak Sekolah Dasar di Kota Padang

A Azrimaidaliza(1*), Sari Bema Ramdika(2), H Helmizar(3)

(1) Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas, Indonesia
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas, Indonesia
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Pola makan yang kurang sehat merupakan salah satu faktor utama terjadinya obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan serat dan natrium dengan risiko kejadian obesitas pada anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan lokasi penelitian di SDN 30 dan SD Kartika 1-10. Jumlah responden penelitian sebanyak 114 orang (57 kasus dan 57 kontrol). Asupan serat dan natrium anak dinilai melalui Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan status obesitas anak ditentukan berdasarkan hasil penimbangan kemudian dibandingkan dengan umur. Hasil analisis diketahui rata-rata asupan serat kasus (standar deviasi), yaitu 16,89 g (± 9,46 g) sedangkan rata-rata asupan serat kontrol, yaitu  17,4 g (± 33,66 g) kemudian rata-rata asupan natrium kasus sebesar 1.624,53 mg (± 367,34 mg) sedangkan rata-rata asupan natrium kontrol sebesar 1.353,48 mg (± 350,58 mg). Hasil penelitian juga menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan serat dengan risiko kejadian obesitas pada anak sekolah dasar (p-value=0,677; OR=1,19) sebaliknya asupan natrium yang lebih secara statistik terbukti meningkatkan risiko kejadian obesitas sebesar 2,29 kali pada anak sekolah dasar dibandingkan asupan natrium yang cukup. Hasil analisis multivariat diketahui asupan lemak merupakan variabel confounding terhadap hubungan asupan serat dan asupan natrium terhadap risiko obesitas pada anak sekolah. Berdasarkan hal tersebut kepada pihak sekolah sebaiknya melakukan pengawasan terhadap jajanan yang dijual di kantin dan lingkungan sekitar sekolah serta memberikan edukasi kepada anak melalui kurikulum mengenai memilih makanan jajanan yang sehat dan bergizi.


Keywords


Serat; Natrium; Obesitas pada anak sekolah

References


Aninditya I.K. (2011). Peran Zat Gizi Makro Dalam Makanan Jajanan di Lingkungan Sekolah Terhadap Kejadian Obesitas Pada Anak. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro. Retrieve from: http://eprints.undip.ac.id/29239/

Babio, N., Balanza, R., Basulto, J., Bulló, M., & Salas-Salvadó, J.. (2010). Dietary fibre: influence on body weight, glycemic control and plasma cholesterol profile. Nutrición Hospitalaria, 25(3), 327-340. Retrieved March 23, 2019, from http://scielo.isciii.es/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S0212-16112010000300001&lng=en&tlng=en.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2015). Data Penjaringan Anak Sekolah Sumatera Barat. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Retrieve from: http://dinkes.sumbarprov.go.id/images/2015/04/file/2017-04-18-1492485564-Kesehatan_Kebijakan%20Pembangunan%20Kesehatan%20Sumbar%202016-2021_tgl%2017%20April%202017_final.pptx

Direktorat Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. (2011). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kegemukan dan Obesitas pada Anak Sekolah. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Retrieve from: http://gizi.depkes.go.id/download/Pedoman%20Gizi/Obesitas.pdf

Fachrunnisa, J., Abrori, C., & Rachmawati, D. (2016). Analysis of Risk Factors for Obesity in Urban Children in Some Elementary School in Jember Regency. Journal Of Agromedicine And Medical Sciences, 2(3), 17 - 22. https://doi.org/10.19184/ams.v2i3.3255

Fentiana N. (2012). Asupan Lemak Sebagai Faktor Dominan Terjadinya Obesitas Pada Remaja (16-18 Tahun) Di Indonesia Tahun 2010. Universitas Indonesia. Retrieve: http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20306097-T30738-Asupan%20lemak.pdf

Freedman, D., Khan, L., Dietz, W., Srinivasan, S., & Berenson, G. (2001). Relationship of childhood obesity to coronary heart disease risk factors in adulthood: the Bogalusa Heart Study. Pediatrics. 108 (3) 712-718. https://doi.org//10.1542/peds.108.3.712

Fryar C.D., Carroll M.D., Ogden C.L. (2014). Prevalence of Overweight and Obesity among Children and Adolescents: United States, 1963–1965 through 2011–2012. [(accessed on 6 April 2016)]; Available online: http://www.cdc.gov/nchs/data/hestat/obesity_child_11_12/obesity_child_11_12.htm.

Gibney, M. J., Vorster, H. H., & Kok, F. J. (Eds.). (2002). Introduction to human nutrition (pp. 100-113). Oxford: Blackwell Science. Retrieve from: https://scholar.google.co.id/scholar?q=Gibney,+M.+J.+(2009).+Introduction+to+Human+Nutrition.&hl=id&as_sdt=0&as_vis=1&oi=scholart

Grimes C. (2012). Dietary Salt Intake in Australian and US Children and Adolescents. Australia: Deakin University. Retrieve from: http://dro.deakin.edu.au/eserv/DU:30061570/grimes-dietarysalt-2013A.pdf

IDAI. (2011). Asuhan Nutrisi Pediatrik. Rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia. Retrieve: http://idai.or.id/wp-content/uploads/2013/02/Rekomendasi-IDAI_Asuhan-Nutrisi-Pediatrik.pdf

Kementerian Kesehatan RI. (2013). LAKIP Kemenkes 2013. Kementrian Kesehatan RI. Retrieve: http://www.depkes.go.id/resources/download/laporan/kinerja/lak-kemenkes-2013.pdf

Kharismawati R. (2010). Hubungan Tingkat Asupan Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat, dan Serat Dengan Status Obesitas Pada Siswa SD. Universitas Diponegoro. Retrieve: http://eprints.undip.ac.id/25406/2/354_Ririn_Kharismawati_G2C308014.pdf

Larsen, S. C., Ängquist, L., Sørensen, T. I. A., & Heitmann, B. L. (2013). 24h Urinary Sodium Excretion and Subsequent Change in Weight, Waist Circumference and Body Composition. PLOS ONE, 8(7), e69689. Retrieved from https://doi.org/10.1371/journal.pone.0069689

Lattimer, J. M., & Haub, M. D. (2010). Effects of Dietary Fiber and Its Components on Metabolic Health. Nutrients, 2(12), 1266–1289. MDPI AG. Retrieved from http://dx.doi.org/10.3390/nu2121266

Nurwanti, E., Hadi, H., & Julia, M. (2016). Paparan iklan junk food dan pola konsumsi junk food sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada anak sekolah dasar kota dan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal Of Nutrition And Dietetics), 1(2), 59-70. doi:http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2013.1(2).59-70

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013. Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan. Retrieve from: http://gizi.depkes.go.id/download/kebijakan%20gizi/tabel%20akg.pdf

Riskesdas. (2010). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS 2010). Laporan Nasional 2010. 1 Desember 2010. Retrieve: http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Riskesdas%202010%20Nasional.pdf

Riskesdas, 2013. (2013). RISKESDAS, 2013. Laporan Nasional 2013, 1–384. 1 Desember 2013. Retrieve: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf

Susianto. (2007). Diet Enak Ala Vegetarian. Jakarta: Niaga Swadaya. Retrieve from: https://books.google.co.id/books?id=esjq0-T08FcC&dq=Susianto.+(2007).+Diet+Enak+Ala+Vegetarian.&hl=id&source=gbs_navlinks_s

World Health Organization (WHO). (2011) Obesity and Overweight factsheet from the WHO [Online]. Available from: http://publichealthwell.ie/node/82914 [Accessed: 23rd March 2019]

Yoon, Y. S., & Oh, S. W. (2012). Sodium density and obesity; the Korea National Health and Nutrition Examination Survey 2007–2010. European Journal Of Clinical Nutrition, 67, 141–146. Retrieved from https://doi.org/10.1038/ejcn.2012.204




DOI: https://doi.org/10.30604/jika.v4i1.143

 

Article metrics

Views: 40 | Download: 7

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Fatal error: Call to undefined method PublishedArticle::getDOI() in /home/u5727174/public_html/aisyah.journalpress.id/plugins/generic/CitedBy/CitedByPlugin.inc.php on line 124