Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) di Klinik Voluntary Counseling Test (VCT)

Weni Guslia Refti(1*)
(1) Akademi Kebidanan Hampar Baiduri, Kalianda Lampung
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30604/jika.v3i1.81

Abstract

The prevalence of Sexually Transmitted Infections (STIs) in Indonesia tends to increase. Recorded in 2011 were 11,280 cases consisting of 5,131 (45.4 percent) of ghonorrhea cases, 4725 (41.8 percent) of syphilis cases and 1424 (12.8 percent) of HIV-AIDS cases. In 2012 there was an increase of 13,043 cases consisting of 6003 cases of ghonorrhea (46 percent), syphilis as many as 5216 cases (40 percent) and HIV / AIDS as many as 1824 cases (14 percent). This study aims to provide an overview of risk factors associated with STI events in society objectively. This type of research is quantitative with crossectional approach, using primary data from interview result. The population is all patients who conduct examination at clinic of Voluntary Counseling Test (VCT) Bob Bazar Public Hospital Kalianda Lampung as many as 551 people. The sample of this study as many as 143 people. Sampling using Accidental sampling technique. Data analysis uses frequency distribution, chi square and logistic regression. The results showed that there was a correlation between STI event with age (p = 0,020, OR = 2,35), education level (p = 0,006; OR = 2,71), gender (p = 0,023; OR = 2,35) (p = 0,009; OR = 2,56), socioeconomic level (p = 0,015; OR = 2,43), and marital status (p = 0,001; OR = 0.001; OR = 5.35). Continuous monitoring and dissemination of appropriate and correct information on STIs can be done as a precaution by coordinating and collaborating with BKKBN, PKBI, NGOs and Ministry of Religious Affairs.

Keywords


Sexually Transmitted Infections; VCT Clinic; Sexual Couple;

References


Achmadi, Umar Fahmi. (2005). Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah. Jakarta: Kompas Gramedia.

Azwar. Saifuddin. (2007). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Jakarta: Pustaka Pelajar.

BKKBN. (2008). Pusat Pelatihan Gender dan Peningkatan Kualitas Perempuan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Jakarta.

Chatarina, Rita, dkk. (2013). Penyuluhan kesehatan: Penyakit Menular Sexual (PMS). Surakarta: Tim Field Lab Fakultas Kedokteran UNS.

Daili, SF. (2005). Gonore dalam Infeksi Menular Seksual. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Daili, SF. (2008). Tinjauan Penyakit Menular Seksual dalam Ilmu Pemyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Djajakusumah, Tony. S. (2005). Trikomoniasis dalam Infeksi Menular Seksual. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Siswosudarmo. R. Ova Emilia. (2008). Obstetri Fisiologi. Yogyakarta: Pustaka Cendikia.

Kemenkes RI. (2010). Pedoman penatalaksanaan Infeksi Menular Seksual. Depkes RI Direktorat Jenderal PPM & PLP

Endarto, Yulian. (2005). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seks di Relokalisasi Argorejo Semarang. Skripsi (Tidak diterbitkan). Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.

Fuadi. (2012). Analisis Kualitatif. Artikel. www.scrib.com diakses pada tanggal 28 September 2012.

Green, Lawrence, et at. (1990). Perencanaan Pendidikan Kesehatan: Sebuah Pendekatan Diagnostik, Terjemahan dari Zarfiel Tafal, Zulasmy Mamdy dan Sudarti Kresno. Jakarta: Proyek Pengembangan FKM Depdikbud RI.

Hastono. (2001). Analisis Data, Fakultas Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Universitas Indonesia.

Haryati, HM. Rusli Ngatimin, Sudirman Natsir. (2010). Upaya-Upaya Pencegahan dan Pola Pencarian Pelayanan Infeksi Menular Seksual (IMS) Perempuan Pekerja Seks di Tempat Prostitusi Bandang Raya Kota Samarinda. Tesis (Tidak diterbitkan). Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Hutapea, Namyo. O. (2005). Sifilis dalam Infeksi Menular Seksual. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Lokollo, Fitria Yuliawati. (2009). Studi Kasus Perilaku Wanita Pekerja Seksual tidak langsung dalam Pencegahan IMS, HIV dan AIDS di Pub & Karaoke, Café, dan Diskotek di Kota Semarang. Tesis (Tidak diterbitkan). Semarang: Program Studi Magister Promosi Kesehata Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Kemenkes RI. (2007). Standar Operasional Prosedur Klinik VCT Layanan Mandiri Clinical Services Unit. Jakarta: FHI Indonesia.

Mansjoer, A. M. (2000). Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2 edisi ketiga. Jakarta: Media Aesculapius

Mansyur, Muchtarudin., Dkk. (2006). Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Penatalaksanaan Skabies Anak Usia Pra-Sekolah. Makalah. Jakarta: Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Manuaba, Ida Bagus Gde. (1999). Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: Penerbit Arcan.

I Bagus Gde. (2013). Mitos-mitos Seputar PMS. http://www.bkkbn.go.id.hqweb /ceria/pengelolaceria /pp3pms.html, Di akses tanggal 11 Maret 2013

Muryanta, Andang. (2013). Kesehatan Reproduksi Dan Seksual (Mengapa Tidak). Yogyakarta: PKBI Daerah Istimewa Yogyakarta.

Nursalam, dan Ninuk. D. K. (2007). Asuhan Keperawatan pada Pasien HIV/AIDS. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Promosi Kesehatan: Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoadmodjo, Soekidjo. (2007). Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Tim Field Lab FK UNS dan UPTD Puskesmas Sibela Surakarta. (2009). Manual Field Lab Keterampilan penyuluhan kesehatan: penyakit menular sexualitas (PMS). Surakarta: Field Lab FK UNS.

Reviliana. (2010). Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Kejadian PMS di Lokalisasi Gang Sadar Baturaden Kabupaten Banyumas Tahun 2011. Purwokerto: Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto.

Suryaprajogo, Nadine. (2008). Kama Sutra for Pregnancy. Yogyakarta: Golden Books

Widyastuti. (2009). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitra Maya.

Zubeir, Farida. (2005). Kondiloma Akuminata dalam Infeksi Menular Seksual. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.


Article Statistic

Abstract view : 1047 times
DOWNLOAD PDF (Bahasa Indonesia) views : 5350 times

Dimensions Metrics

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.