The effectiveness of playing Clay and Origami therapy to reduce anxiety pediatric patients hospitalized



Nur Sofiatun Kodiriya(1Mail), Zainal Munir(2), K Kholisotin(3), Ahmad Kholid Fauzi(4), Abdul Hamid Wahid(5),
(1) Universitas Nurul jadid, Indonesia
(2) Universitas Nurul Jadid, Indonesia
(3) Universitas Nurul Jadid, Indonesia
(4) Universitas Nurul Jadid, Indonesia
(5) Universitas Nurul Jadid, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

DOI : https://doi.org/10.30604/jika.v4i2.200

Full Text:    Language : en
Submitted : 2019-05-23
Published : 2019-11-26

Abstract


Hospitality is a matter that requires the child to be hospitalized, which causes a lot of anxiety in children and for parents. Various feelings that often arise in children, namely anxiety, anger, sadness, fear and guilt. To reduce the effects of anxiety due to hospitalization experienced by children, we need a media that can express anxiety, one of which is play therapy. The purpose of this research was to determine the effect of clay and origami play therapy on reducing anxiety levels in hospitalization in preschool children (3-6 years) at Abdoer Rahem Situbondo Hospital. The design of this research uses Quasi Experiment Design, with the research design Time Series Design large sample of 90 preschool children (3-6 years), the sampling technique of this research uses purposive sampling, data collection is done using HARS observation sheets (hamilton anxiety Rating Scale) anxiety that is done directly to the respondent then measures the level of anxiety experienced by the respondent. This statistical test uses the Repeated Measures Anova test and the oneway anova test. The results of this research found there were differences in anxiety levels in preschoolers who were hospitalized before and after being given play therapy with a p-value of 0,000. While the comparative results of this research found that there was no difference in the level of anxiety reduction between the clay and origami play groups with a p-value of 0.977.

 

Abstrak: Hospitalisasi hal yang mengharuskan anak dirawat dirumah sakit yang banyak mengakibatkan kecemasan pada anak maupun bagi orang tua, Berbagai perasaan yang sering muncul pada anak, yaitu cemas, marah, sedih, takut dan rasa bersalah. Untuk mengurangi dampak kecemasan akibat hospitalisasi yang dialami anak, diperlukan suatu media yang dapat mengungkapkan rasa cemasnya, salah satunya yaitu terapi bermain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain clay dan origami terhadap penurunan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi Experiment Design, dengan desain penelitian Rancangan Rangkaian Waktu (Time Series Design) besar sampel 90 anak usia prasekolah (3-6 tahun), teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling, Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi HARS(hamilton anxiety Rating  Scale ) kecemasan yang dilakukan langsung ke responden selanjutnya mengukur tingkat kecemasan yang dialami responden. Uji statistik ini menggunakan uji Repeated Measures Anova dan uji oneway anova. Hasil penelitian ini didapatkan ada perbedaan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi sebelum dan sesudah diberi terapi bermain dengan p-value 0.000. Sedangkan Hasil perbandingan penelitian ini didapatkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat penurunan kecemasan antara kelompok bermain clay dan origami dengan p-value 0.977.


Keywords


Hospitalization Anxiety; Play Therapy; Clay; Origami

References


Apriliawati, A. (2011), Pengaruh Biblioterapi terhadap tingkat kecemasan anak usia sekolah yang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit Islam Jakarta. Universitas Indonesia. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.21

Badan Pusat Statistik. (2015). Profil Kesehatan Ibu dan Anak. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2016/12/20/14646448c68db5af30735247/profil-kesehatan-ibu-dan-anak-2015.html

Dinkes Jawa Timur. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. www.depkes.go.id/resources/.../profil/PROFIL...PROVINSI_2016/15_Jatim_2016.pdf

Sa`diah, R., Hardiani, R., & Rondhianto, R. (2014). Pengaruh Terapi Bermain Origami terhadap Tingkat Kecemasan pada Anak Prasekolah dengan Hospitalisasi di Ruang Aster RSD dr. Soebandi Jember (The Effect of Origami Play Therapy toward Anxiety Level on Preschool Age Children Hospitalization in Aster’s Room. Pustaka Kesehatan, 2(3), 530 - 536. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/2381

Harini N. (2013). Terapi warna untuk mengurangi kecemasan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Muhamadiyah Malang. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(2), 291–303. ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/view/1584

Heri Saputro, I. F. (2017). Anak Sakit Wajib Bermain di Rumah Sakit. Penerapan Terapi Bermain Anak Sakit; Proses, Manfaat dan Pelaksanaannya (Eva Agustina Yalestyarini, Ed.). Ponorogo: Forum Ilmiah Kesehatan (FORIKES). ners.stikesstrada.ac.id/wp-content/uploads/.../Buku-Ajar-Terapi-Bermain-Anak.pdf

Hirai, M. (2012). Fun Origami. Jakarta: Kawan pustaka. https://books.google.co.id/books?isbn=9797575217

Hockenbery MJ, W. D. (2009). Wong’s esensial pediatric nursing (8th ed.). St Louis: Mosby Elsevier. https://evolve.elsevier.com/cs/product/9780323077811?role=student

KPP&PA. (2015). Profil anak indonesia 2015 (pp. 35–36). Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP&PA). https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/slider/c7c3e-profil-anak-indonesia-2015.pdf

Muscari ME. 2006, Panduan belajar keperawatan pediatrik (3rd ed.). Jakarta: EGC.

Ngastiyah. (2005). Perawatan Anak Sakit. 2nd ed. Jakarta: EGC.

Nor Ella Dayani, Lia Yulia Budiarti, Dhian Ririn Lestari. (2015). Terapi Bermain Clay Terhadap Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) Yang Menjalani Hospitalisasi Di Rsud Banjarbaru. Dunia Keperawatan : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 3(2). https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JDK/article/view/592

Rekam Medik RSUD dr. Abdoer Rahem. (2018). reka.

Sacharin, R. M. (1996). Prinsip Perawatan Pediatrik (2nd ed.). Jakarta: EGC. repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/17139/Reference.pdf?sequence.

Supartini Y. (2004). “Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak.” In Jakarta: EGC. https://books.google.co.id/books?id=-IEgphlP8E8C&pg=PR14&dq=Buku+Ajar+Konsep+Dasar+Keperawatan+Anak&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwib1NmXy8LiAhVKLK0KHa07A1QQ6AEILTAA#v=onepage&q=Buku%20Ajar%20Konsep%20Dasar%20Keperawatan%20Anak&f=false

Stuart, G. W. (2006). Buku Saku Keperawatan Jiwa. 5th ed. Jakarta: EGC. lib.ui.ac.id/file?file=pdf/metadata-20100252.pdf

Stuart, G.W. & Sundeen, S.J. (2006). Buku Saku Keperawatan Jiwa. 3rd ed. Jakarta: EGC. Retrieve fromlib.ui.ac.id/file?file=pdf/metadata-20100252.pdf

Syaiful Y, Widati, Rahmawati DW. (2013). “Pengaruh Terapi Bermain: Origami Terhadap Perkembangan Motorik Halus Dan Kognitif Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun).” Journals of Ners Community 3: 16–29. https://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/107

WHO. (2017). World Health Organization. https://www.who.int/gho/publications/world_health_statistics/2017/en/

Wong DL. (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatric. 1st ed. Jakarta: EGC. https://books.google.co.id/books?id=HHjThPtweDsC&dq=Wong+L.+2008.+Buku+Ajar+Keperawatan+Pediatric.&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwiXlOfhzMLiAhVRMawKHTqJBvcQ6AEILTAA

Wong, D. L. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Vol 1. Jakarta: EGC. https://books.google.co.id/books?id=HHjThPtweDsC&dq=Wong+L.+2008.+Buku+Ajar+Keperawatan+Pediatric.&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwiXlOfhzMLiAhVRMawKHTqJBvcQ6AEILTAA


Article Metrics

 Abstract Views : 382 times
 Fulltext (Bahasa Indonesia) Downloaded : 123 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.30604/jika.v4i2.200



Refbacks



Copyright (c) 2019 Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.