Workload stress management in the implementation of nursing discharge planning



Diny Velly Vellyana(1Mail), Nuria Muliani Muliani(2),
(1) STIKes Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia
(2) STIKes Muhammadiyah Pringsewu, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/jika.v5i1.230

Full Text:    Language : En
Submitted : 2019-09-13
Published : 2020-01-22

Abstract


Work stress is a stress that comes from excessive workload. Nurse profession is a job that has a high workload, the task of nurses who must provide comprehensive nursing care up to the implementation of discharge planning or planning for the patient's return requires proper time and work management. Stress caused by workload can affect the quality of nursing care services, such as the implementation of Discharge Planning. One of the stress management that can be done with stress management. This study aims to determine the effect of stress management workload using Progressive Muscle Relaxation on the implementation of Nursing Discharge Planning at Mitra Husada Hospital with a sample of 15 nurses. This type of research uses the quasi-experiment method by using a pre and post-test without control design; it is carried out pre-test and then given intervention and post-test. Intervention gave twice. Statistical tests using the dependent t-test showed differences in the average adherence score before and after the intervention of 41.13 and 19.00 and the value of t 14.992 with a p-value of 0.000. There is a difference between the average work stress score before and after the intervention, which is 47.00 and 97.00, and t-value 15.585 with a p-value 0.000. The result show that workload stress management using the PMR method is useful in implementing Discharge Planning. Progressive Muscle Relaxation is recommended to be done to reduce nurse's work stress.

 

Manajemen stres beban kerja pada pelaksanaan discharge planning keperawatan

Abstrak: Stress kerja adalah stress yang berasal dari beban kerja yang berlebihan. Profesi perawat merupakan pekerjaan yang memiliki beban kerja tinggi, tugas perawat yang harus memberikan asuhan  keperawatan  komprehensif hingga pelaksanaan Discharge planning atau perencanaan kepulangan  pasien  membutuhkan manajemen waktu dan pekerjaan yang baik. Stress yang disebabkan oleh beban kerja dapat mempengaruhi kualitas pelayanan asuhan keperawatan, seperti pelaksanaan Discharge Planning. Salah satu penanganan  stress yang dapat dilakukan  adalah dengan manajemen stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen stress beban kerja menggunakan Progresive Muscle Relaxation pada pelaksanaan Discharge Planning keperawatan di RS Mitra Husada dengan jumlah sampel 15 perawat. Jenis penelitian menggunakan metode quasy eksperiment dengan menggunakan desain pre and post test without control, dilakukan pre test kemudian diberikan intervensi dan  post test. Intervensi yang diberikan sebanyak 2 kali. Uji statistik menggunakan dependent t-test  menunjukkan perbedaan rata-rata skor kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi yaitu 41,13 dan 19,00 dan nilai t 14,992 dengan  p-value 0,000. Terdapat perbedaan antara rata-rata skor stress kerja sebelum idan sesudah intervensi yaitu 47,00 dan 97,00 dan nilat t -15,585 dengan p-value 0,000. Hal ini berarti bahwa manajemen stress beban kerja dengan metode PMR efektive terhadap pelaksanaan Discharge Planning. PMR direkomendasikan untuk dilakukan untuk mengurangi stress beban kerja perawat.


Keywords


Workload; Manajemen Stress; Progressive Muscle Relaxation; Discharge Planning

References


Akbar, M.T.,dkk. (2018). Analisis Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Perawat. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Electronic These and Dissertations. Diakses pada tanggal 3 Agustus 2018 melalui http://eprints.ums.ac.id/66564/

Hawari, D. (2011). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi, Jakarta: Gaya Baru

Ilmi Z.M.,dkk. (2017). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Stres Narapidana Wanita di lapas Kelas IIA Jember. e-Journal Pustaka Kesehatan, 5(3), 497-504. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/6141

Lisa M. Kath, et all. (2013). Predictors Of Nurse Manager Stress: A Dominance Analysis Of Potential Work Environment Stressors. International Journal of Nursing Studies, 50(11), 1474-1480. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2013.02.011

Manuaba, A. (2010). Ergonomi, Kesehatanan Keselamatan Kerja. Dalam Wygnyosoebroto.S. & Wiranto, S.E. ”Eds.Proceeing Seminar Nasional Ergonomi. Surabaya : PT. Guna Widya.

Mitra Husada, (2017). Rekam Medis dan Bidang Keperawatan Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu Tahun 2017. Pringsewu

Nursalam, (2008). Manajemen Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Nursalam, (2012). Manajemen Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Potter & Perry. (2010). Fundamental of Nursing: Consept, Process and Practice. Edisi 7. Vol.3 Jakarta: EGC

Robbins, S.P. (2005). Perilaku Organisasi. Edisi Duabelas, Jakarta: Salemba Empat.

Setiyana, (2013). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC

Susan M.heathfield. (2011). About Com Guide. Diakses pada: http://humanresources.about.com/od/jobdescriptions/g//job_analysis.htm; diakses pada tanggal 12 September 2019

Swanburg., C., R.(2000). Pengembangan Staf Keperawatan, Suatu Pengembangan SDM. EGC; Jakarta

Simbolon & Ria Hot Juanita. (2010). Analisis Faktor – faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Pekerja Wanita Di Kota Medan. Repositori Institusi; Universitas Sumatera Utara. Diakses pada URL http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/19641 11 September 2019

Trifena L.M Thio. (2018). Hubungan Antara Stres Kerja, Iklim Kerja, Hubungan Kerja dengan Beban Kerja Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Bethesda Gmim Tomohon. Paradigma, 4(1). Diakses pada tanggal 3 Agustus 2018 pada www.ejournalhealth.com/index.php/paradigma/article/3

Vargogli, L. Christina, D (2011). Stress management Techniques: evidence – based procedures that reduce stress and promote health. Health Science Journal, 5(2), 74 – 89. Retrieve from: http://www.hsj.gr/medicine/stress-management-techniques-evidencebased-procedures-that-reduce-stress-and-promote-health.php?aid=3429

Wollah, M. O., Rompas, S., Kallo, V. (2017). Hubungan antara stres kerja perawat dengan kinerja perawat di Instalasi Gawat Darurat dan Intensive Care Unit RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Jurnal Keperawatan, 5(2),. Avaible to https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/17874

Haryanti., Aini, F, Purwaningsih, P. (2013). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Semarang. Jurnal Managemen Keperawatan, 1(1), Mei 2013; 48 – 56. Diakses pada tanggal 2 Agustus 2019 pada https://media.neliti.com/media/publications/111590-ID-hubungan-antara-beban-kerja-dengan-stres.pdf

Yani S. et all. (2017). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Tingkat Stress Perawat Di Ruang Icu Dan Stroke Corner Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu Tahun 2017. Skripsi Strata 1; STIKes Muhammadiyah Pringsewu.


Article Metrics

 Abstract Views : 87 times
 Fulltext (Bahasa Indonesia) Downloaded : 12 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.30604/jika.v5i1.230



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.