Pengembangan Skrining Deteksi Resiko Kehamilan Berdasarkan Kriteria Keadaan dan Kondisi Ibu Hamil

Nina Herlina(1*), Sri Nawangsari(2), Robby Kurniawan Harahap(3), Erik Ekowati(4), Anugriaty Indah Asmarany(5)
(1) Universitas Gunadarma
(2) Universitas Gunadarma
(3) Universitas Gunadarma
(4) Universitas Gunadarma
(5) Universitas Gunadarma
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30604/jika.v6i3.536

Abstract

The health status has become an indicator to sense the condition of pregnant women by checking it to the health facility. Today, people around the world are suffering from pandemics caused by COVID-19. This phenomenon has caused loss both in material and immaterial. To prevent the transmission, therefore the government is limiting the total visit to the health facility. Most pregnant women feel worried to check their pregnancy condition to the provided facility. Hence, the health workers have difficulty detecting the risk of their pregnancy in this pandemic. The scorecard from Poedji Rochjati is still being used to detect the risk of pregnancy. Numerous of the risks found in pregnancy are still not included in the card. Based on the research review result that had been done using the scoring by Peodji Rochjati, it shows there is still no development for the research. This research belongs to research and development. The development of how to detect the risk of pregnancy based on Score Card of Peodji Rochjati (KSPR) 23 criteria of pregnant woman, developed into 30 criteria of pregnancy risks by adding 7 more criteria, they are a pregnant woman with HIV-AIDS, kidney disease, autoimmunity, chronic hypertension, phospholipid syndrome, premature rupture of membranes and the pregnant woman confirmed with COVID-19. The development of health screening on how to detect pregnancy risks is an attempt to prevent emergency complications independent for pregnant women.



Abstrak: Status kesehatan sebagai indikator untuk mengetahui keadaan dan kondisi ibu hamil dengan memeriksakan ke fasilitas kesehatan. Saat ini di seluruh dunia terjadi wabah pandemi yang disebabkan oleh COVID-19.  Pandemik yang terjadi mengakibatkan kerugian secara material dan imaterial. Demi mencegah penularan maka pemerintah membatasi kunjungan pelayanan difasilitas kesehatan. Sebagian besar ibu hamil merasa khawatir untuk memeriksakan kehamilannya di fasiltas pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan kesulitan mendeteksi resiko ibu hamil pada masa pandemik. Pendeteksian resiko kehamil masih menggunakan kartu skor Poedji Rochjati. Banyaknya temuan kasus resiko ibu hamil sebagian belum masuk di kartu tersebut. Berdasarkan hasil review penelitian yang sudah dilakukan dengan menggunakan skoring Poedji Rochjatididapatkan belum ada pengembangan penelitian tersebut. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan Research and Development. Hasil:  Pengembangan deteksi resiko ibu hamil berdasarkan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) 23 kriteria ibu hamil, dikembangkan menjadi 30 kriteria resiko kehamilan dengan menambahkan 7 kriteria resiko ibu hamil, antara lain ibu hamil dengan HIV-AIDS, penyakit ginjal, autoimun, hitpertensi kronik, phospholipid syndrome, ketuban pecah dini dan hamil dengan COVID-19. Pengembangan skrining deteksi resiko kehamilan merupakan upaya pencegahan komplikasi kegawatdaruratan (PKK) mandiri ibu hamil.

Keywords


Skrining; Deteksi; Resiko Kehamilan, Ibu Hamil

References


Aprilia Dinda. (2019) Tinjauan Pustaka Penyakit Ginjal Kronis Pada Kehamilan. Jurnal Kesehatan Andalas.8(3), 708–16. http://jurnal.fk.unand.ac.id

Chen L, Li Q, Zheng D, Jiang H WY et al. (2020). Clinical Characteristics of Pregnant Women with Covid-19 in Wuhan, China. J Nengl Med.382 (25), 1–3.

Duranku Ferit & Aksu Erson. (2020). Effects of the COVID-19 Pandemic On Anxiety And Depressive Symptoms In Pregnant Women: A Preliminary Study. Matern Fetal Neonatal Med, 18 (1), 1-7. https://doi.org/10.1080/14767058.2020.1763946

Erawati Sri Ni LuhPutu, Somayani Ni Ketut, Suindri Ni Nyoman. (2018). Hubungan Antara Sumber Informasi Tentang HIV / AIDS Dengan Pemeriksaan Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Anak (PPIA). Jurnal Ilmiah Kebidanan: The Journal Of Midwifery. 6 (1), 21-29

Herlambang. (2016). Kehamilan Dengan Sindroma Antifosfolipid. JMJ. 4(1), 156–78.

Idaman Meldafia, Darma Ika Yulia, Zaimy Silvi. (2019). Hubungan Faktor Risiko Dengan Ketuban Pecah Dini. Jurnal Kesehat Med Saintika, 11(1),111–24. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/medika/article/view/490/pdf

Kemenkes RI. (2020). Buku KIA Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kementeri Kesehat dan JICA (Japan Int Coorperation Agency).

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir di Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Jakarta: Kementrian Kesehat RI.

Khairani Namira, Wiyati Sekar Putri, Utomo Astika Widy. (2018). Karakteristik Kehamilan Dengan Lupus Eritematosus Sistemik Di RSUP DR. Kariadi Semarang. Jurnal kedokteran diponegoro.7(2): 1457-1469. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico

Kusmiyati, Wahyuningsih. (2010). Perawatan Ibu Hamil (Asuhan Ibu Hamil). Yogyakarta: Fitramaya.

Lokken EK, Walker CL, Delaney S, Kachikis A, Kretzer N et all. (2020). Clinical Characteristics of 46 Pregnant Women with a Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 Infection in Washington State. American Journal of Obstetrics and Gynecology. 223 (6), 911.e1-911.e14. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2020.05.031

Manuaba. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB Untuk Pendidikan Bidan, Ed.2. Jakarta: EGC.

Mulyatiningsing Endang. (2011). Riset Terapan Bidang Pendidikan dan teknik Cetakan 1. Yogyakarta: UNY Press.

Muzakir Ari, Wulandari Anisa Rika. (2016). Model Data Mining sebagai Prediksi Penyakit Hipertensi Kehamilan dengan Teknik Decision Tree. Scientific Journal of Informatics. 3(1),19–26. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/sji

Rahayu Tri Linda. (2019). Identifikasi Tingkat Resiko Kehamilan Dengan Menggunakan Skor Poedji Rochjati Dan Penanganan Persalinan.entifikasi tingkat resiko kehamilan dengan menggunakan skor poedji rochjati dan penanganan persalinan. Skripsi. Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta http://eprints.ums.ac.id/72765/11/NASPUB.pdf

Rochjati P. (2013). Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil: Pengenalan Faktor Risiko. Surabaya: Airlangga Univ Press.

Rohmawati & Fibriana. (2018). Ketuban Pecah Dini di Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran. HIGEA. 2(1),23–32.

Rulihari Sri, Kartasurya Martha Irene, Sriatmi Ayun. (2014). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan dalam Penggunaan Skor “ Poedji Rochjati ” pada Deteksi Risiko Ibu Hamil (Studi pada Bidan Praktek Swasta di Kabupaten Gresik) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia. 02(01), 71–81.

Sutarti & Irawan. (2017). Kiat Sukses Meraih Hibah Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: EGC

Widarta Gede Danu, Cahya Laksana Muhammad Ardian, Sulistyono Agus, Purnomo Windhu. (2015). Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil dengan Kartu Skor Poedji Rochjati dan Pencegahan Faktor Empat Terlambat. Majalah Obstetri & Ginekologi. 23(1), 28-32. https://www.researchgate.net/publication/319248545

WHO. (2010). Pelayanan Kesehatan Ibu Di Fasilitas Kesehatan Dasar Dan Rujukan. Jakarta.

Yusuf Nuuva, Anugerah Diah Evawanna, Adiani Friska. (2017). Pengembangan Alat Deteksi Resiko Kehamilan Berbasis Web Sebagai Sistem Pencatatan Pelaporan Bagi Bidan. Jurnal Riset Kesehat. 6(2), 55–61. http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link


Article Statistic

Abstract view : 25 times
Fulltext (Bahasa Indonesia) views : 14 times

Dimensions Metrics

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.