Hubungan Pengetahuan dan Lama Pengobatan TB Paru dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TB Paru Di Klinik Harum Melati
Abstract
Pulmonary TB disease in Indonesia is a serious problem, the number of confirmed pulmonary TB patients in Indonesia has increased significantly. In 2018, there were 511.873 cases of pulmonary TB in Indonesia, 294.757 cases for men and 217.116 cases for women. The success rate of treatment in Indonesia in 2018 was only 87.12% of the national target of 90%. Preliminary study at the Harum Melati Clinic, of 60 patients 35 were old patients who were undergoing treatment in the advanced phase and 25 were new patients undergoing intensive phase of treatment. From 25 people out of 60 patients undergo the lack of knowledge about TB. The research objective was to determine the correlation between knowledge and duration of treatment with medication adherence in pulmonary TB sufferers at the Harum Melati Clinic 2021. This type of research was quantitative research with descriptive correlation design using a cross sectional approach. The population of this research was pulmonary TB patients at the HarumMelati Clinic, Gadingrejo as many as 60 people, all of which were used as samples. This research used the Chi Square hypothesis test. The results showed that there was correlation between knowledge and medication adherence on TB patients at the HarumMelati Clinic in 2021, as evidenced by p-value = 0.001 less than 0.05 with an OR value of 6.000. There was correlation between knowledge and medication adherence on TB patients at the HarumMelati Clinic in 2021, as evidenced by p-value = 0.001 less than 0.05 with an OR value of 2.667. It is recommended for health workers to provide information to pulmonary TB sufferers and their families about the importance of routinely taking medication in an effort to accelerate the healing process.
Penyakit TB paru di Indonesia merupakan masalah yang serius, jumlah pasien TB paru di Indonesia terkonfirmasi mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2018 tercatat kejadian TB paru di Indonesia sebanyak 511.873 kasus, laki-laki sebanyak 294.757 kasus dan perempuan sebanyak 217.116 kasus. Angka keberhasilan pengobatan di Indonesia pada tahun 2018 hanya sebesar 87,12% dari target nasional sebesar 90%. Studi pendahuluan di Klinik Harum Melati, dari 60 pasien 35 orang adalah pasien lama yang sedang menjalani pengobatan pada fase lanjut dan 25 orang lainnya adalah pasien baru yang menjalani pengobatan fase intensif. 25 orang dari 60 pasien mengalami kurang pengetahuan tentang TB. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pengetahuan dan lama pengobatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB Paru di Klinik Harum Melati Tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien TB paru di Klinik Harum Melati Gadingrejo sebanyak 60 orang yang seluruhnya dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TBC di Klinik Harum Melati Tahun 2021 dibuktikan p-value = 0,001 kurang dari 0,05 dengan OR didapatkan nilai 6.000. Ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TBC di Klinik Harum Melati Tahun 2021 dibuktikan p-value = 0,001 kurang dari 0,05 dengan OR didapatkan nilai 2.667. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan informasi kepada penderita TB paru dan keluarga tentang pentingnya rutin meminum obat sebayai upaya mempercepat proses kesembuhan.
Keywords
References
Ali, L, C., Al-Tawfiq, J., Ba-Essa, E., Alwin, A.R., (2015). Low Rate of Noncompliance to Antituberculosis Therapy Under The Banner of Directly Observed Treatment Short Course (DOTS) Strategy and Well Organized Retrieval System: A Call for Implementation of This Strategy at All DOTS centers in Saudi Arabia. Pan African Medical Journal. Hal. 1-5.
Anyaike, C., Musa, O.L., Babatunde, O.A., Bolarinwa, O.A., Durowade, K.A., dan Ajayi, O.S. (2013). Adherence to Tuberculosis Therapy in Unilorin Teaching Hospital, Ilorin, North-Central Nigeria. Internasional Journal of Science, Environment and Technology. Halaman 1441,1443
Bagiada, I.M., Primasari N.L.P. (2010). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Ketidakpatuhan Penderita Tuberkulosis Dalam Berobat di Poliklinik DOTS RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Penyakit Dalam. 11:158-163.
Berliana, N., Listiawaty, R., & Prasetyo, H. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Nipah Panjang Tahun 2019. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Dewi, P. M.S. (2011) Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penderita TB Paru Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis di PuskesmasLidah Kulon Surabaya. Universitas Airlangga
Lalombo, A., Palandeng, H., & Kallo, V. (2015). Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Siloam Kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 3(2), 107509.
Mientarini, E. I., Sudarmanto, Y., & Hasan, M. (2018). Hubungan Pengetahua Dan Sikap Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru Fase Lanjutan Di Kecamatan Umbulsari Jember. Ikesma, 14(1), 11. https://doi.org/10.19184/ikesma.v14i1.10401
Muthiah, A., Indraswari, N., & Sujatmiko, B. (2019). Karakteristik Pasien Tuberkulosis Lost to Follow Up dari Empat RS di Kota Bandung Characteristics of Tuberculosis Lost to Follow Up Patients from Four Hospitals in Bandung. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 3(1), 25– 34.
Nursalam (2015). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. 4th edn. Edited by P. Puji Lestari. Jakarta : Salemba Medika.
Pameswari, P., Halim., dan Yustika, L. (2016). Tingkat Kepatuhan Penggunan Obat pada Pasien Tuberkulosis di Rumah Sakit Mayjen H.A . Thalib Kabupaten Kerinci. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis. Hal 117-120.
Rahmah. (2017). Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Teladan Kota Medan. Skripsi. FF USU. Medan. Hal 26-33, 47-53..
Sari, SI., Yunitasari, E (2020) Pengetahuan Perempuan Terhadap Kontrasepsi: Tinjauan Literatur. https://ukinstitute.org/journals/1/makein
Senewe, F. (2002). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Depok. Buletin Penelitian Kesehatan. Halaman 31, 35, 38.
Widayanti. (2006). Pengobatan Tuberkulosis Pedoman untuk Progam-Progam Nasional. Jakarta: Hipokrates.
Yunitasari, E., Nursanti, I., Widagdo, G (2018) The Effectiveness Of Hand Massage, Foot Massage and Combination On Pain Intensity Of Post Sectio Caesarea. impact journal. https://journals.indexcopernicus.com/search/article?articleId=1810637Article Statistic
Abstract view : 4747 timesFulltext (Bahasa Indonesia) views : 4334 times
Dimensions Metrics
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










