Family Therapy Improves the Coping and Behavior of Imprisoned Children and Family
Abstract
Recovery of imprisoned children can be reached by improving the coping of families and children during detention. Good coping will improve the behavior of children and families and prevent children from becoming recidivists. The purpose of the study was to compare the differences in coping and behavior of families and children after attending family therapy in Children Prison. This research is a quantitative study, quasi-experimental research design with a pre-test-post-test approach, the respondents have imprisoned children and their families, location is children's prison di Lampung. The results showed an increasing the positive coping of children and families The child's and family's coping and behavior improved due to the intervention of family therapy. This change occurred because the content of the seminar materials and activities at the time of family therapy remained based on the principles of grieving theory and family therapy and increasing the good behavior of both children and families when they were interacting during and after all therapies, family therapy is good for children and also families. In conclusion, family therapy increased positive coping and behavior when interacting with family. Coping and behavior that children and families change for more positive to accept reality. family therapy has not shown changes in both child and family coping but changes the behavior of children and families when they interact. Suggestions, family therapy are continued staff of the prison, by further increasing programs, facilities and infrastructure for family therapy.
Abstrak: Pemulihan anak-anak yang dipenjara dapat dicapai dengan meningkatkan koping keluarga dan anak-anak selama penahanan. Koping yang baik akan meningkatkan perilaku anak dan keluarga serta mencegah anak menjadi residivis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan perbedaan koping dan perilaku keluarga dan anak-anak setelah menghadiri terapi keluarga di Penjara Anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, rancangan penelitian kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test-post-test, responden adalah anak-anak yang dipenjara dan keluarganya, lokasinya adalah anak-anak penjara di Lampung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan koping positif anak dan keluarga Koping dan perilaku anak dan keluarga membaik karena intervensi terapi keluarga. Perubahan ini terjadi karena isi materi seminar dan kegiatan pada saat terapi keluarga tetap didasarkan pada prinsip-prinsip teori berduka dan terapi keluarga serta meningkatkan perilaku baik anak maupun keluarga ketika mereka berinteraksi selama dan setelah semua terapi, terapi keluarga baik untuk anak-anak dan juga keluarga. Kesimpulan, terapi keluarga mampu meningkatkan koping dan perilaku positif ketika berinteraksi dengan keluarga. Koping dan perilaku yang diubah anak-anak dan keluarga menjadi lebih positif untuk menerima kenyataan. Terapi keluarga belum menunjukkan perubahan pada koping anak dan keluarga tetapi mengubah perilaku anak dan keluarga ketika mereka berinteraksi terapi keluarga, terapi keluarga belum menunjukkan perubahan dalam koping anak dan keluarga tetapi mengubah perilaku anak-anak dan keluarga ketika mereka berinteraksi. Saran, terapi keluarga dilanjutkan dengan meningkatkan program, sarana dan prasarana terapi keluarga.
Keywords
References
Alifah, A. M. (2015). Dinamika Psikologis Narapidana Anak Pelaku Pembunuhan (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas II A Kutoarjo). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Anjar, R. (2018). analisis kenakalan remaja (juvenile delinquency) dan strategi mengatasinya dalam perspektif pendidikan agama islam (Studi Multikasus di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sampung dan Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 6 Ponorogo). Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Apriyani, E., Saam, Z., & Umari, T. (n.d.). Pengaruh Layanan Konseling Individu terhadap Kesehatan Mental Warga Binaan Wanita (Kasus Non Narkoba) di Lapas Anak Pekanbaru. Riau University.
Arlin Cuncic. (n.d.). The Psychological Effects of Being in a Detention Center. https://www.verywellmind.com/the-psychological-effects-of-being-in-a-detention-center-5082004
C.D., M. F. N. (2021). Mengenal Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Pemasyarakatan.Com. https://www.pemasyarakatan.com/mengenal-lembaga-pembinaan-khusus-anak/
Charles Turner. (n.d.). Juvenile Justice Risk Factors and Functional Family Therapy Fidelity on Felony Recidivism. Criminal Justice and Behaviour. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0093854818813184
Cherry, K. (n.d.). What Is Family Therapy ? Verywellmind. https://www.verywellmind.com/family-therapy-definition-types-techniques-and-efficacy-5190233
Dallos, R., Crittenden, P. M., Landini, A., Spieker, S., & Vetere, A. (2020). Family functional formulations as guides to psychological treatment. Contemporary Family Therapy, 42(2), 190–201.
Garofalo, M. (n.d.). Family Therapy in Corrections: Implications for Reentry Into the Community. Journal of Correctional Helath Care, 26. https://www.liebertpub.com/doi/10.1177/1078345820938350
Hastono, S. P. (2019). Analisis data pada bidang kesehatan.
Junaedi, F. (2021). Effect of Rational Emotive Behavior Therapy Counseling with Patronage Technique on the Level of Paranoid Ideation in the Prisoner from Correctional Institution. Psychology and Education Journal, 58(1), 5185–5194.
Lianti, L., Saam, Z., & Rosmawati, R. (n.d.). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Kesehatan Mental Warga Binaan Anak (Kasus Non Narkoba) di Lapas Anak Pekanbaru. Riau University.
Lumongga, D. R. N. (2017). Konseling Kelompok. Kencana.
Malik, S., & Sovitriana, R. (2021). Studi Kasus Gangguan Kecemasan Umum Warga Binaan Wanita di Lapas Jakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 1(01), 146–156.
Manurung, I., Amperaningsih, Y., & Kohir, D. S. (2021). Pembentukan Konselor Kelompok Warga Binaan Lembaga Permasyarakatan di Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama, 2(2).
Manurung, I., Amperaningsih, Y., & Kohir, D. S. (2022). Pembentukan Konseling Kelompok Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan di Bandar Lampung. jurnal kreativitas pengabdian kepada masyarakat (PKM), 5(6), 1798–1811.
Nopriani, A., Umari, T., & Saam, Z. (n.d.). Peningkatan Self Esteem Narapidana Wanita Hiv/aids melalui Konseling Kelompok di Lapas Anak Pekanbaru. Riau University.
Petermann, F. (2018). Group therapy. Kindheit Und Entwicklung. https://doi.org/10.1026/0942-5403/a000259
Pramesti, T. J. A. (n.d.). Penerapan Pidana Penjara dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Hukum Online.Com. https://www.hukumonline.com/klinik/a/penerapan-pidana-penjara-dalam-sistem-peradilan-pidana-anak-lt4fe2cc383856d
Riadi, M. (n.d.). Strategi Koping - Bentuk, Strategi, dan Faktor yang Mempengaruhi. KAJIAN PUSTAKA.COM. https://www.kajianpustaka.com/2022/03/strategi-koping.html
Roberts, A. (2017). Family intervention in a prison environment : a systematic literature review. https://eprints.whiterose.ac.uk/147813/1/Roberts et al FI FINAL.pdf (12)
Robinson, N. L. (2016). Promoting Patient Safety With Perioperative Hand-off Communication. Journal of Perianesthesia Nursing. https://doi.org/10.1016/j.jopan.2014.08.144
Sopiah, N. N. (2017). Kerentanan, Strategi Koping, dan Penyesuaian Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Https://Journal.Ipb.Ac.Id/. https://www.researchgate.net/publication/322763437_Kerentanan_Strategi_Koping_dan_Penyesuaian_Anak_di_Lembaga_Pembinaan_Khusus_Anak
Utama, I. G. B. R. (n.d.). Teknik Sampling dan Penentuan Jumlah sampel. ResearchGate. Teknik Sampling dan Penentuan Jumlah sampel
Waldani, J., Saam, Z., & Umari, T. (n.d.). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Tingkat Stres Warga Binaan Wanita (Kasus Non Narkoba) di Lapas Anak Pekanbaru. Riau University.Article Statistic
Abstract view : 750 timesPDF (Bahasa Indonesia) views : 689 times
Dimensions Metrics
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










