The Relationship of Knowledge and Attitude of Pregnant Mothers Anemia Trimester III with Compliance with Fe Tablet Consumption in Pasar Kemis Community Health Center, Tangerang Regency
Abstract
According to 2019 World Health Organization (WHO) data, the Maternal Mortality Rate (MMR) in developing countries associated with anemia in pregnancy due to iron deficiency is 44.3%. One of the most common causes of pregnancy is iron deficiency. This study aims to determine the relationship between compliance to the consumption of Fe tablets in third-trimester pregnant women with knowledge, attitudes, motivation, frequency of ANC, family support, and the role of health workers. This study uses a quantitative method with a cross-sectional approach. Sampling by purposive sampling. The population in this study amounted to 100 respondents. Data collection was collected by distributing printed questionnaires to pregnant women. The research instrument consisted of a questionnaire about the compliance of pregnant women in consuming iron tablets, knowledge, motivation, attitudes, frequency of ANC, family support, and the role of health workers. The results showed that there was a relationship between pregnant women's compliance with knowledge of p-value (0.000), motivation (0.000), attitude (0.000), ANC frequency p-value (0.011), family support (0.002), and the role of health workers (0.000). There is still a lack of compliance among pregnant women in consuming iron tablets at Pasar Kemis Community Health Center, Tangerang Regency as many as 41 people (41.0%).
Abstrak: Menurut data World Health Organization (WHO) 2019, Angka Kematian Ibu (AKI) di Negara berkembang yang terkait oleh anemia pada kehamilan dikarenakan difisiensi zat besi sebesar 44,3%. Penyebab paling umum dari kehamilan salah satunya adalah kekurangan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet fe pada ibu hamil trimester III dengan pengetahua, sikap, motivasi, frekuensi ANC, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantiatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 100 responden. Pengumpulan data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner cetak kepada ibu hamil. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi, pengetahuan, motivasi, sikap, frekuensi ANC, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan Ibu hamil dengan pengetahuan p-value (0,000), motivasi (0,000), sikap (0,000, frekuensi ANC p-value (0,011), dukungan keluarga (0,002) dan peran tenaga kesehatan (0,000). Masih kurangnya kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi di Puskesmas Pasar Kemis Kabupaten Tangerang sebanyak 41 orang (41,0%).
Keywords
References
Ahmad, Z., & Kushermanto, E. P. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor. Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan, 3(2), 1–6.
Azwar, A. (2013). Pengantar administrasi kesehatan. Bina Rupa Aksara.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2019). Laporan Provinsi Banten Riskesdas 2018. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Carolin, B., & Novelia, S. (2021). Penyuluhan dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Sebagai Upaya Deteksi Dini Anemia Pada Ibu Hamil. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 245–248. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i1.159
Dara. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet zat besi dan kaitannya dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Muaro Kiawai Kabupaten Pasaman Barat tahun 2019. STIKES Perintis Padang.
Dhone, F., Purnawan, S., & Sir, A. B. (2022). Relationship of Mother’s Knowledge, Partner Support and Health Worker Support With The Compliance of Pregnant Mothers in Consuming Iron (Fe) Tablets at Sikumana Puskesmas, Kupang City. Media Kesehatan Masyarakat, 4(Special Issue No 1), 1–8.
Dinkes Provinsi Banten. (2021). Profil kesehatan provinsi Banten tahun 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Friedman, M. M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga: Riset, teori & praktik (5th ed.). EGC.
Green, L. W., Kreuter, M. W., Deeds, S. G., & Partridge, K. B. (1980). Health education planning: A diagnostic approach. Mayfield Publishing Company.
Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Jalan.
Kemenkes Rl. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. In Kementerian Kesehatan RI. Kementerian Kesehatan RI.
Misriani M. (2018). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet besi (Fe) di Puskesmas Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.
Notoatmodjo, S. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.
Pratiwi, D. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di puskesmas Kronjo kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 7(1), 1–10.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan (A. B. Saifuddin, T. Rachimhadhi, & G. H. Wiknjosastro (eds.)). PT. Bina Pustaka.
Profil Puskemas Pasarkemis. (2019). Laporan Tahunan Puskemas Pasarkemis 2019.
Sikoway, S., Mewo, Y., & Assa, Y. (2020). Gambaran Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Manado. Medical Scope Journal, 1(2), 82–85. https://doi.org/10.35790/msj.1.2.2020.28004
Subarda, Hakimi, M., & Helmyati, S. (2011). Pelayanan antenatal care dalam pengelolaan anemia berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil minum tablet besi. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 8(1), 7–13. https://doi.org/10.22146/ijcn.17725
Sulistyoningsih, H. (2011). Gizi untuk kesehatan ibu dan anak. Graha Ilmu.
Triandis, H. C. (1980). Values, attitudes, and interpersonal behavior. Nebraska Symposium on Motivation. Nebraska Symposium on Motivation, 27, 195–259.
WHO. (2019). Anaemia in women and children. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children#
WHO. (2020). Prevalence of anaemia in pregnant women (aged 15-49) (%). https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/prevalence-of-anaemia-in-pregnant-women-(-)
Winardi, J. (2012). Manajemen perilaku organisasi (Revisi). Kencana.
Yanti, N. L. G. P., & Resiyanthi, N. K. A. (2022). Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan Peran Tenaga Kesehatan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil. Jurnal Keperawatan, 14(S1), 1–10.
Yunita, N., Supiyati, S., & Isdiana, E. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet zat besi (Fe) di wilayah kerja Puskesmas Tirtajaya kecamatan Bajuin tahun 2018. Jurnal Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Health, 8(3), 148–160.Article Statistic
Abstract view : 692 timesPDF (Bahasa Indonesia) views : 483 times
Dimensions Metrics
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










