Eye Fatigue on Employees of Computer Users at PT. Bank X in Ambon, Maluku Indonesia



Gracia Victoria Souisa(1Mail), Lorna Yulaina Rary(2), Bellytra Talarima(3),
(1) Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia
(2) Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia
(3) Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/jika.v4i1.172

Full Text:    Language : id
Submitted : 2019-02-12
Published : 2019-05-22

Abstract


Using computers for long periods of time can cause eye fatigue. The ILO, AOA, NIOSH and CVS Statistics data show that eye fatigue is common among computer users. Therefore, this study aims to determine the factors that related to eye fatigue. The research design used  observational-analytic with cross-sectional method. The number of samples in this study as many as 25 employees of computer users, used total sampling. Research data obtained by using questionnaires filled by employees to know the length of time, work and eye fatigue sufferers, roll meter to measure the distance of the monitor to the eye and Lux meter to measure the room lighting. Data analysis is done by univariate and bivariate analysis with chi square test. The result of the research shows that the length of working time using computer obtained Pvalue = 0.003, the monitor distance obtained result Pvalue = 0.245 and room lighting obtained result Pvalue = 0.042. So it can be concluded that the length of time working using computers and lighting the room related to eye fatigue.

 

ABSTRAK

Penggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kelelahan mata. Data ILO, AOA, NIOSH dan CVS Statistic menunjukan bahwa kelelahan mata sering terjadi pada karyawan pengguna komputer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata. Rancangan penelitian yang digunakan adalah observasional-analitik dengan metode cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 karyawan pengguna komputer, penarikan sampel menggunakan total sampling. Data penelitian didapat dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh karyawan untuk mengetahui lama waktu kerja dan penderita kelelahan mata, roll meter untuk mengukur jarak monitor terhadap mata dan lux meter untuk mengukur pencahayaan ruangan. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan lama waktu kerja menggunakan komputer memperoleh Pvalue = 0.003, jarak monitor memperoleh Pvalue = 0.245 dan pencahayaan ruangan memperoleh Pvalue = 0.042. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara lama waktu kerja menggunakan komputer dan pencahayaan ruangan dengan kelelahan mata serta tidak ada hubungan antara jarak monitor dengan kelelahan mata. 


Keywords


Pengguna komputer; Kelelahan mata; Karyawan Bank; Computer user; Eye fatigue; Bank Employee

References


Allergan. (2013). London SECO/AOP 2013 - Purslow. Retrieved from https://www.eiseverywhere.com/file_uploads/28dfc1f8329d606fc0f06fed28e0c62b_Handouts.pdf

Berliana, N., & Rahmayanti, F. (2017). Faktor - Faktor yang Berhubugan dengan Keluhan Kelelahan Mata pada Pekerja Pengguna Komputer di Bank X Kota Bangko. Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(2), 68–72. Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/270/248

Computer Vision Syndrome Statistic. (2017). Computer Vision Syndrome Statistic. Retrieved from http://endofcyberspace.com/2006/01/cyberspace_web_.html

Fadhillah, S. L. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Kelelahan Mata pada Pengguna Komputer di Accounting Group PT Bank X, Jakarta Tahun 2013. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Retrieved from http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26520/1/SELISCA LUTHFIANA FADHILLAH-FKIK.pdf

Ilyas, S., & Yulianti, S. R. (2017). Ilmu Penyakit Mata (5th ed.). Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas 2013.pdf

Kementerian Kesehatan RI. PMK RI No 48 Tahun 2016 tentang Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran (2016). Jakarta. Retrieved from http://www.kesjaor.kemkes.go.id/documents/PMK_No._48_ttg_Standar_Keselamatan_dan_Kesehatan_Kerja_Perkantoran_.pdf

Moon, J. H., Kim, K. W., & Moon, N. J. (2014). Association Between Video Display Terminal Use and Dry Eye Disease in School Children. Journal of Pediatric Ophthalmology and Stabismus, 51(2), 87–92. https://doi.org/10.3928/01913913-20140128-01

Moon, J. H., Kim, K. W., & Moon, N. J. (2016). Smartphone use is a risk factor for pediatric dry eye disease according to region and age : a case control study. BMC Ophthalmology, 16(188), 1–7. https://doi.org/10.1186/s12886-016-0364-4

Occupational Safety and Health Administration (OSHA). (2013). Light Ergonomics- General. Retrieved from https://www.ccohs.ca/oshanswers/ergonomics/office/eye_discomfort.html

Occupational Safety and Health Administration (OSHA). (2017). Positioning The Monitor. Retrieved from https://www.ccohs.ca/oshanswers/ergonomics/office/monitor_positioning.html

Portello, J., Rosenfield, M., & Bababekova, Y. (2012). Computer Related Visual Symptoms in Office Workers. Ophthalmic and Physiological Optics, 32, 375–82. https://doi.org/10.1111/j.1475-1313.2012.00925.x. Epub 2012 Jul 7

Prayoga, A. H., Budiono, I., & Widowati, E. (2014). Hubungan Antara Intensitas Pencahayaan dan Kelainan Refraksi Mata dengan Kelelahan Mata pada Tenaga Para Medis di Bagian Rawat Inap RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Unnes Journal of Public Health, 3(4), 81–87. https://doi.org/10.15294/ujph.v3i4.3895

Rudhianti, F., Apriany, D., & Hardianti, N. (2015). Hubungan Durasi Bermain Video Game dengan Ketajaman Penglihatan Anak Usia Sekolah. Jurnal Skolastik Keperawatan., 1(2), 12–17. Retrieved from http://jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/83

Santoso, I. (2013). Interaksi Manusia dan Komputer. Yogyakarta: Andi.

Septiansyah, R. (2014). Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja Pengguna Komputer di PT. Duta Astakona Girinda Tahun 2014. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Retrieved from http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/29591/1/RANDY SEPTIANSYAH-FKIK.pdf

Shayla Wilson. (2015). Eye Strain. Retrieved from http://www.med.umich.edu/1libr/Ophthalmology/comprehensive/EyeStrain.pdf/

Sheppard, A. L., & Wolffsohn, J. S. (2018). Digital eye strain : prevalence, measurement and amelioration. BMC Open Ophthalmology. https://doi.org/10.1136/bmjophth-2018-000146

Suma’mur. (2013). Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Sagung Seto.

Supriadi, F. (2012). Faktor – Faktor yang Berkaitan dengan Kelelahan Mata pada Karyawan Bagian Administrasi di PT Indonesia Power UBP Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2), 720–730. Retrieved from http://eprints.undip.ac.id/37944/1/4436.pdf

Sya’ban, A. R., & Riski, I. M. R. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Kelelahan Mata (Asstenopia) pada Karyawan Pengguna Komputer PT.Grapari Telkomsel Kota Kendari. In Proseding Seminar Bisnis & Teknologi (pp. 15–16). Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/169901-ID-faktor-faktor-yang-berhubungan-dengan-ge.pdf

Wiyanti, N., & Martiana, T. (2015). Hubungan Intensitas Penerangan dengan Kelelahan Mata pada Pengrajin Batik Tulis. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 4(2), 144–154. https://doi.org/10.20473/ijosh.v4i2.2015.144-154


Article Metrics

 Abstract Views : 64 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 38 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.30604/jika.v4i1.172



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.