Hubungan antara Ketuban Pecah Dini dan Persalinan Sectio Caesarea dengan Kejadian Afiksia pada Bayi Baru Lahir



Yona Desni Sagita(1Mail),
(1) Program Studi D4 Bidan Klinik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Aisyah Pringsewu lampung Jl. A. Yani No. 1A Tambahrejo Kecamatan Gading rejo Kabupaten Pringsewu Lampung Kode Pos: 35372 telp.(0729) 333343, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/jika.v1i1.2

Full Text:    Language : ind
Submitted : 2017-02-03
Published : 2016-06-04

Abstract


Abstrak: Asfiksia adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, Sehingga dapat menurunkan O2 dan meningkatkan CO2 sehingga dapat menimbulkan akibat buruk pada kehidupan bayi selanjutnya. Data yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Pringsewu sebanyak 80 bayi (53.0%), sedangkan persalinan sectio caesarea yang mengalami asfiksia sebanyak 76 bayi (58.5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketuban pecah dini  dan persalinan sectio caesarea dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Jenis penelitian analitik dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu simpel random sampling dengan sampel 270 bayi baru lahir. Data skunder di dapatkan dari bagian rekam medik RSUD Pringsewu. Analisis univariat dan bivariat digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis pada variabel ketuban pecah dini menunjukkan sebanyak 80 (53%) bayi mengalami asfiksia dengan nilai p value = 0.037 dan OR 1.726. Analisis variabel section caesarea ditemukan sebanyak 76 (58.5%) bayi baru lahir yang mengalami asfiksia dengan nilai p value = 0.07 dan OR 1.990. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara Ketuban Pecah Dini (KPD) dan persalinan Sectio caesarae dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Pringsewu.

Kata kunci : Afiksia, Bayi, Ketuban Pecah Dini, Persalinan, Sectio Caesarea.


Correlation Between Premature Rupture And Labor In Sectio Caesarea With Asphyxia In Infant

Abstract: Asphyxia is a condition that the baby can not breathe spontaneously and regularly, so that can reduce O2 and increase CO2 that may cause adverse effects on the baby's life later. Data related to the incidence of premature rupture of membranes in RSUD Pringsewu as many as 80 infants (53.0%), while the labor sectio caesarea were asphyxiated as many as 76 infants (58.5%). This study aims to determine the relationship between premature rupture and labor in sectio caesarea with asphyxia in infant. Type of analytical study using cross sectional method. Data collection techniques used are simple random sampling with a sample of 270 infant. Secondary data were obtained from the medical records of RSUD Pringsewu. Univariate and bivariate analysis used in this study. The analysis of premature rupture of the variables showed as many as 80 (53%) infants asphyxiated with p value = 0.037 and OR 1,726. Analysis of variable section caesarea found as many as 76 (58.5%) infant were asphyxiated with 0:07 p value = 1.990 and OR. The results showed an association between premature rupture of membranes (KPD) and labor in sectio caesarae with asphyxia in infant in RSUD Pringsewu.

Keyword: Asphyxia, Infant ,Premature Rupture of Membranes, Labor, Sectio Caesarae.


Keywords


Afiksia; Bayi; Ketuban Pecah Dini; Persalinan; Sectio Caesarea

References


Dewi, Vivian. (2010). Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita. Jakarta: Salemba Medika. Hastono, Sutanto Priyono. (2007). Buku Analisis Data Kesehatan. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Jakarta. Kristyanasari, Weni. (2011). Asuhan Keperewatan Neonatus Dan Anak. Jakarta: Medical Book. Manuaba, Ida Bagus Gde. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC. Mochtar, Rustam. (2011). Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC Notoatmodjo, Soekidjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Prastiwi, Novita. (2009) Hubungan Antara Seksio Sesaria dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Pringsewu (Karya Tulis Ilmiah). Pringsewu. Rukiyah, A. (2010). Asuhan Neonatus, Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Trans Info Media. Saifuddin AB (2009). Buku Acuan Nasional, Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Bina Pustaka. Siswanto dkk. (2013). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Yogyakarta: Bursa Ilmu. Wiknjosastro, VIII. (2010). Ilmu Bedah Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka. Ummu. (2010).http://ummukautsar.wordpress. com/2010/01/16/pengertian-dan-penanganan-asfiksia-pada-bayi-baru-lahir/. Tanggal akses 16 januari 2010. Yuli. (2012). http://repository.usu.ac.id/handle /123456789/6736. Tanggal akses, 31 Januari 2012. Yupi. (2011). http://perpusnwu.web.id/karya ilmiah/shared/biblio_vie.php?resource_id=1918&tab=opac. Tanggal akses 31 maret 2012. http://www.skripsipedia.com/2010/05hubungan-anatara-persalinan-seksio.html. Diakses tanggal 10 Mei 2010.


Article Metrics

 Abstract Views : 592 times
 DOWNLOAD PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 224 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.30604/jika.v1i1.2



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.